Pelajari Seni Membatik Yuk….

DSC_0113

Kota Batu memang terkenal akan wisatanya. Lalu bagaimana dengan budayanya? Wisata biasanya lekat dengan budaya dan budaya sendiri kental akan seninya. Memilih usaha di dunia seni telah dijalani Iwan A Irawan selama 14 tahun di kota wisata ini. Melalui sebuah canting, kini Bapak asal Batu ini telah memperkerjakan lebih dari 50 karyawan utamanya dari warga sekitar untuk bekerja ditempatnya.

Batik Solo, Batik pekalongan, Batik Madura… Ya di setiap kota hampir mempunyai kerajinan tangan khasnya sendiri-sendiri. Selama ini Kota Wisata Batu masih mengekspose destinasi wisata, sector budaya baru mengikuti dibelakangnya. Pernahkah anda tahu kerajinan di Kota Wisata Batu? Seni membatik jarang dikenal di kota ini, namun Iwan telah lama menggeluti dunia kesenian yan pernah di klaim oleh Malaysia tersebut. Galeri yang ia namai Olive Art and Batik atau yang lebih dikenal dengan Griya Batik Olive ini memprioritaskan produknya pada jenis batik tulis dengan bahan dasar serat alami yang dapat mengikat warna.

Selain batik tulis yang harganya berkisar mulai dari Rp 450.000 hingga Rp 500.000 untuk bahan dasar kain katun dan Rp 2.000.000 hingga Rp 6.000.000 untuk bahan dasar kain sutra, terdapat jenis batik cap dan batik kombinasi antara batik tulis dan batik cap. Motif bunga menjadi khas Griya Batik Olive karena menyesuaikan dengan ikon Kota Wisata Batu yakni kota bunga diaplikasikan dengan motif serangga dan ikan.

Gelonggongan kain katun dan sutra didatangkan langsung dari Solo, Jawa tengah guna bahan dasar pembuatan baik yang nantinya dipotong ukuran 2X1,10 meter. Pemrosesan Griya Batik Olive termasuk handmade alias semua proses dikerjakan manual, sama sekali tidak ada pengerjaan dengan teknologi. Iwan yang saat kami temui tampak sibuk dan menyerahkan kepada Achmad Yusuf yang merupakan tangan kanan Iwan.

Yusuf pun menjelaskan flow process atau alur pembuatan batik yang cukup lama ternyata. Mulai dari pembuatan design secara manual diatas kertas minyak, kemudian pemindahan design dari kertas minyak ke media yakni kain yang disebut proses penjiplakan. Barulah dapat dilakukan proses pembatikan dengan bahan dasar malam cair yang telah dipanaskan. Proses pembatikan menggunakan canting ini butuh waktu sampai 3 hari dan kembali lagi ke motif, semakin halus motif akan semakin lama proses pembatikan. Setelah proses pembatikan yang notabene dikerjakan oleh kaum hawa, proses beralih ke tangan kaum lelaki untuk pewarnaan per motif proses ini disebut rapid, mewarna dengan pewarna remasol berdasarkan kreativitas pewarna sendiri yang biasanya proses ini berlangsung cepat selama 1 hari. Belum selesai dengan pewarnaan, kain kemudian ditutup dengan malam cair agar warna dasar batik tidak bercampur, kemudian diberi warna dasar dan dicuci setelah itu dikeringkan, jadilah sepotong batik…

Merepro kain, itulah istilahnya sehingga tidak ada produk gagal dan tidak ada limbah yang dihasilkan dari pembuatan batik. Dengan 2X proses pembatikan dan pewarnaan ini menjadikan warna lebioh bagus dan tentunya lebih mahal. Yusuf mengaku bahwa kendala yang dihadapi adalah terkait sumber daya manusianya (SDM) yang kurang mempunyai keahlian membatik. Pabrik yang pada awalnya bergabung 1 tempat dengan galerinya ini juga sering menerima kunjungan-kunjungan dari pihak umum termasuk pelatihan membatik. (Rizqy)

Potongan-potongan kain katun yang akan menjadi bahan pembatikan.
Potongan-potongan kain katun yang akan menjadi bahan pembatikan.
Karyawan Griya Batik Olive tampak serius dalam proses membatik.
Karyawan Griya Batik Olive tampak serius dalam proses membatik.
Seorang pegawai tengah mewarna sepotong kain yang telah di batik.
Seorang pegawai tengah mewarna sepotong kain yang telah di batik.
Ibu-ibu tengah membersihkan  potongan-potongan kain hasil pewarnaan yang melenceng dari motif.
Ibu-ibu tengah membersihkan potongan-potongan kain hasil pewarnaan yang melenceng dari motif.
Sepotong kain tengah dijemur diatas tanah seusai pemberian warna dasar dan pencucian.
Sepotong kain tengah dijemur diatas tanah seusai pemberian warna dasar dan pencucian.
Iklan

One thought on “Pelajari Seni Membatik Yuk….

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s