Asmoro Bangun Tetap Pertahankan Topeng Malangan sebagai Warisan Budaya

Kota Malang memiliki banyak sejarah serta peninggalan yang perlu dilestarikan dan dibudayakan. Banyak warisan budaya yang kerap terpinggirkan dengan semakin majunya perkembangan zaman saat ini, contohnya Topeng Malangan. Salah satu yang ikut berperan melestarikan dan membantu membumikan Topeng Malangan adalah Padepokan Seni Topeng Malangan Asmoro Bangun.

securedownload

Pada awalnya padepokan tersebut masih dimiliki oleh Serun dan dibantu oleh anaknya Kiman, padepokan itu masih bernama Pandawa Lima. Sepeninggalan Kiman, Pandawa Lima diteruskan oleh anaknya, Kimanatau atau dikenal sebagai Mbah Karimoen. Ia-pun merubah nama padepokan tersebut menjadi Asmoro Bangun, seperti yang dikenal hingga ini.

Foto Almarhum Mbah Karimoen, memperingati 100 hari kematian beliau.
Foto Almarhum Mbah Karimoen, memperingati 100 hari kematian beliau.

Mbah Karimoen merupakan salah satu orang yang dinobatkan oleh Menteri Kebudayaan dan Pariwisata Jero Wacik, sebagai satu dari 27 maestro seni Indonesia pada tahun 2007. Padepokan itu diresmikan pada tahun 1982 oleh Bupati Malang, Eddy Slamet. Mbah Karimoen yang saat itu berumur 91 tahun meninggal pada tahun 2010. Kini, Padepokan Seni Topeng Malangan Asmoro Bangun dikelola oleh Handoyo, cucu dari Mbah Karimoen dan Saini yang dulunya murid dari sang maestro tersebut. Di Padepokan tersebut juga terdapat pengrajin topeng yang juga terus berkarya sekaligus mengajarkan kesenian tari topeng.

Ukiran peresmian oleh bupati Eddy Slamet di pintu masuk Padepokan Seni Topeng Asmoro Bangun.
Ukiran peresmian oleh bupati Eddy Slamet di pintu masuk Padepokan Seni Topeng Asmoro Bangun.

Topeng Malangan Asmoro Bangun memiliki bermacam-macam bentuk yang terbagi menjadi 4, yaitu topeng dengan karakter protagonis, antagonis, pembantu dan hewan. Ciri-ciri topeng protagonis adalah memiliki mata normal dan tersenyum. Untuk karakter protagonis adalah mata yang bulat dan memliki taring. Sedangkan karakter pembantu memiliki wajah-wajah yang lucu.

Di padepokan seni topeng tersebut juga terdapat paket pembelajaran, mulai dari mengecat topeng, cerita sejarah, gamelan serta tari topeng malangan. Selain itu, juga ada penerimaan anak sekolah untuk mempelajari kebudayaan Topeng Malang dalam Pendidikan Sistem Ganda (PSG). Para pengunjung bisa membeli souvenir atau topeng tersebut di Asmoro Bangun. Harga yang ditawarkan mulai dari Rp 7.000 hingga Rp.100.000 yang berasal dari kayu sengon. Adapun yang berasal dari kayu pohon nangka, kembang atau beringin dihargai Rp 250.000 – Rp 2.000.000.

Anak-anak SMK 3 Blitar yang sedang belajar cara membuat topeng malangan dalam pelatihan PSG/PKL .
Anak-anak SMK 3 Blitar yang sedang belajar cara membuat topeng malangan dalam pelatihan PSG/PKL .

Padepokan ini memiliki kegiatan rutin pembelajaraan seni tari topeng malangan bagi masyarakat Dusun Kedungmonggo pada hari Minggu pukul 09.00-11.00 WIB. Kegiatan rutin lainnya adalah pertunjukan Wayang Topeng yang dilaksanakan 36 hari sekali pada malam Senin Legi. Pertunjukan tersebut digelar mulai pukul 19.00 WIB dengan durasi kurang lebih 2 jam. Bagi anda yang ingin menyaksikan dapat mendatangi langsung Padepokan Seni Topeng Malangan Asmoro Bangun yang terletak di Jl. Prajurit Slamet, Dusun Kedungmonggo, Desa Karang Pandan, Kecamatan Pakisaji, Kabupaten Malang. (Eet)

Contoh Topeng Malangan berkarakter Antagonis.
Contoh Topeng Malangan berkarakter Antagonis.
Seperti inilah Topeng Malangan berkarakter Protagonis laki-laki.
Seperti inilah Topeng Malangan berkarakter Protagonis laki-laki.
Sementara ini adalah Topeng Malangan berkarakter Protagonis perempuan.
Sementara ini adalah Topeng Malangan berkarakter Protagonis perempuan.
Topeng Malangan berkarakter peran pembantu mempunyai bentuk yang lucu-lucu.
Topeng Malangan berkarakter peran pembantu mempunyai bentuk yang lucu-lucu.

 

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s