Museum Brawijaya Fair Ajak Generasi Muda Cintai Budaya Bangsa

Beberapa minggu yang lalu adalah penghujung tahun 2014. Hal itu dimanfaatkan oleh Korps Tentara Nasional Indonesia (TNI) di Malang untuk mengelar expo Museum Brawijaya Fair (MBF) untuk pertama kalinya di Jalan Ijen 25, Malang. Acara yang dimulai pada tanggal 27 – 31 Desember 2014 tersebut mengusung tema “Mencintai Indonesia Melalui Budaya”.

IMG_8321

Acara MBF digelar di sepanjang jalan masuk sampai halaman samping Museum Brawijaya Malang. Digelarnya MBF bertujuan untuk lebih mengenalkan Museum Brawijaya Malang kepada masyarakat. “Harapan dengan adanya acara tersebut, masyarakat lebih mengenal Museum Brawijaya dan dapat merangkul bakat-bakat generasi muda untuk turut serta dalam melestarikan budaya Indonesia” Syaiful Bahri, Sekertaris Pelaksana MBF.

Di hari pertamanya, acaraa MBF dimulai dengan penampilan berbagai jenis kebudayaan seperti Bantengan dan Kuda Lumping. Tak hanya panggung hiburan saja, para pengunujung dapat mengunjungi pameran di stand-stand yang tersedia. Berbagai hasil kerajian seniman ditampilkan, mulai dari miniatur wayang, jasa sketsa wajah, pameran lukisan, pameran uang keluaran lama, serta makanan.

Seorang anak pengunjung MBF tengah melihat-lihat gantungan kunci bermotif tokoh-tokoh wayang di Stand Wayang.
Seorang anak pengunjung MBF tengah melihat-lihat gantungan kunci bermotif tokoh-tokoh wayang di Stand Wayang.

MBF yang berlangsung selama lima hari itu juga menggelar lomba tari tingkat Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) dengan tema “Perjuangan Modern”. Lomba tersebut diikuti oleh 35 peserta dari seluruh SD dan SMP di Malang. Seluruh pemenang lomba akan diumumkan secara langsung oleh H. M. Anton, Wali kota Malang pada hari penutupan.

Adapun pemenang lomba tari Tingkat SD adalah: Juara 1 SD Brawijaya Smart School, Juara 2 SD Negeri Kauman 1, Juara 3 SD Negeri Madyopuro 6. Untuk tingkat SMP diraih oleh SMP Negeri 4 Malang, SMP Negeri 24 Malang, dan SMP Negeri 23 Malang. “Acara ini cukup bagus dan kreatif ya, meskipun baru diadakan pertama kalinya, dan masih banyak kekurangan yang harus diperbaiki. Saya berharap dengan adanya acara ini masyarakat akan lebih mengenal budaya sendiri dan Museum Brawijaya yang bisa dikatakan sebagai salah satu icon Kota Malang,” ujar H.M. Anton, Wali Kota Malang. (Winda)

Penampilan siswi-siswi tim dari SMPN 23 Malang.
Penampilan siswi-siswi tim dari SMPN 23 Malang.
Suguhan tari dari tim SMPN 4 Malang.
Suguhan tari dari tim SMPN 4 Malang.
Suasana tamu-tamu undangan yang menyaksikan penampilan dari tiap kelompok peserta lomba tari.
Suasana tamu-tamu undangan yang menyaksikan penampilan dari tiap kelompok peserta lomba tari.
SMPN 23 Malang akhirnya keluar sebagai juara ke-3 kategori lomba tari tingkat SMP.
SMPN 23 Malang akhirnya keluar sebagai juara ke-3 kategori lomba tari tingkat SMP.
SMPN 4 Malang menggondol juara pertama kategori lomba tari tingkat SMP bersama panitia lomba (kiri).
SMPN 4 Malang menggondol juara pertama kategori lomba tari tingkat SMP bersama panitia lomba (kiri).
Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s