Asmoro Bangun Tetap Pertahankan Topeng Malangan sebagai Warisan Budaya

Kota Malang memiliki banyak sejarah serta peninggalan yang perlu dilestarikan dan dibudayakan. Banyak warisan budaya yang kerap terpinggirkan dengan semakin majunya perkembangan zaman saat ini, contohnya Topeng Malangan. Salah satu yang ikut berperan melestarikan dan membantu membumikan Topeng Malangan adalah Padepokan Seni Topeng Malangan Asmoro Bangun.

securedownload

-Selengkapnya->

Iklan

Mengenal Batik Daerah Blimbing

Batik, kain yang menjadi Indentitas budaya Indonesia, batik merupakan kebanggaan bangsa Indonesia yang sudah diakui oleh UNESCO. Setiap daerah di Indonesia memiliki motif batik yang berbeda-beda, maka dari itu batik juga bisa menjadi cerminan budaya di daerah tersebut. Proses pembuatan batik yang memerlukan waktu lama, ketelitian, dan kesabaran membuat kain yang satu ini memiliki nilai yang amat tinggi, baik dari segi ekonomis maupun seni.

ibu wiwik membatik

-Selengkapnya->

Goresan Crayon Hingga Cat di Sanggar Seni NN Art

Pada umumnya mewarna dan menggambar adalah aktivitas yang disukai oleh anak-anak kecil. Selain aneka warna yang dapat terbentuk, curahan ekspresi dalam diri anak juga dapat tercurahkan melalui sebuah gambar yang dihasilkan. Melalui menggambar pula dapat mengasah kemampuan anak untuk berimajinasi akan hal-hal yang ada disekitarnya. Memulai menjadi pengajar privat menggambar satu – dua orang saja, usaha Sanggar Seni Lukis NN Art milik keluarga M. Nizar telah diteruskan oleh generasi keduanya.

IMG_20141216_163650

-Selengkapnya->

Kuda Lumping tidak hanya tentang Mistis, tetapi juga Seni Tari dan Musik

Berawal dari hobi dan kecintaanya pada seni, Adi memilih menjadi bagian dari kelompok kesenian Kuda Lumping. Tahun 2005 ia mulai merintis kelompok seni budaya Putra Manggala, sebuah kelompok kesenian kuda lumping di Kota Malang. Kelompok tersebuut telah berdiri lebih dari 30 tahun, sekitar tahun 1980an. Sempat mati suri, Adi berinisiatif menggerakkan kembali kesenian itu.

1

-Selengkapnya->

Karena Masa Kecil dan Prihatin, Ketua RW Bentuk Kelompok Dolanan

“Tok… Tok… Tok…,” di sudut halaman sebelah barat suara batang bambu yang berbenturan dengan tanah menambah riuh suasana ditengah kumpulan anak-anak lain yang berkejaran menendang bola. Di depan halaman gedung pertunjukan tua yang luas di Kampung Celaket itu, dua orang bocah SD asyik melawan gravitasi di sepasang bambu. Mereka adalah Dela dan Firman saling adu ketetahanan berdiri di sepasang bambu tanpa menghiraukan teriakan teman-teman lainnya berebut bola. Tawanya mereka pecah tatkala Firman oleng dan terjerembab di tanah.

3

-Selengkapnya->